Biru nya Langit tak Sebiru Hatiku

Posted in My Way on December 18, 2009 by pamukti

malam ini.. hati, jiwa dan piiran ku menjadi biru. ya.. aku sudah berdiri lagi! setelah sekian lama diri ini jatuh terjerembab hari ini pun masih di uji lagi. mungkin yg d atas masih sayang jd masih d ingatkan meskipun hati ini sudah hancur.

thanks God…..

hari ini lembaran baru sudah di mulai. ternyata menjadi manusia yang lebih baik itu tidak semudah membalikan tangan. kadang di saat kita berpikir menjadi lebih baik malah kita sebenarnya mengalami kemunduran. mungkin ini lah yang terjadi kepada saya.

Di saat di beri cobaan rasanya pengen marah yg d atas. karena pikiran manusia yg terbatas kadang kita ngerasa yg di atas tuh tidak adil. Subhanallah… ternyata d setiap kejadian selalu ada makna yg tersembunyi tergantung bagaimana pribadi masing2 tuk mengungkapnya.

y Allah jika ini cara mu tuk lebih dekat kepada mu, saya ridlo y Allah. Saya berusaha untuk ikhlas. mungkin saya blm siap juga menghadapi hal yg sebesar itu…

here is poem that i called Blue in the Heaven

there was winds that blow in sky

there was  fires that burn in the heart

but there is no happy story if there no sad story

when i see into air there only blue

when i see to the light there only blue

but….

there no such thing that make me heart become blue except..

your blue feeling..

your blue voices..

and

your blue  eyes….

hope to see you smile again although it must be the blue in the heaven…

december 09′ by pamukti

….

Posted in loveable with tags , , on March 17, 2009 by pamukti

udah lama gk bersentuhan dgn yg namanya blog… tiba2 salah satu inspirasiku hilang. crying crying crying in the deepest place of my heart

sudah 2 minggu ini rasa gundah selalu menemani.. entah sampai kapan ini akan berakhir. mungkin dia bukan jodohku (pemikiran di saat orang yg kusayangi telah tiada). mungkin kemarin waktu yg hanya sempit ( 4 hari) adalah hari2 teridah yg pernah kita habiskan bersama. selamat jalan richa wulandari putri utami. smoga kmu slalu di berikan yg terbaik, yg terindah dan juga yg paling tinggi. smoga kamu slalu di temani oleh malaikat2 yg menerangi jalanmu dan menjaga mu.

maafin aku.. klo di sebutin kesalahanku mungkin gak bakal cukup ini blog….

mulai sekarang aku dah berusaha belajar ikhlas, sulit tp tidak ada pilihan lagi. selamat jalan kekasihku… sampai bertemu suatu saat nanti..

image001

u always be my beloved girl…

PekNggo (Ngepek Tonggo) – social review

Posted in My Way with tags , , , on February 9, 2009 by pamukti

hari ini saya bertandang kerumah sahabat saya. saya di minta ngebantu bout gifts buat someone specialnya. ternyata saya di  suruh editing foto. sambil melihat foto dan berdiskusi baiknya di gimanain dia bercerita ttg dilema yg di alaminya.

begini ceritanya:

awal mula perkenalan yaitu 2 tahun yg lalu. sahabat saya (sebut saja M) yg aktif dalam organisasi ikut dalam kepanitian acara HUT RI yg di laksanakan di lingkungannya. acaranya ya seperti di tempat2 lainnya. di sana lah M bertemu seorang gadis (sebut saja si C) dan langsung jatuh hati (menurut saya sih mungkin baru rasa tertarik saja). cerita pun berlanjut dengan diam2 dan perlahan2.

sebagai cowo dia pingin ngasih sesuatu di ulang tahun si C yg ternyata jatuh di bulan februari. M memberikan jilbab, buku, bunga dan tidak lupa kartu ucapan (wuiiiihhhh… mantab kali). dgn pemberian tsb teman si C menjadi heboh (siapa cb yg gak heboh ketika temannya di kasih jilbab – serius mode on). saya kaget sekaligus salut dgn sahabat saya. sampai saat ini saya blm berani membelikan jilbab kepada sesorang yg saya sukai. karena bagi saya jika memberikan jilbab berarti saya sudah memasuki tingkat selanjutnya.

banyak teman si C yg kaget, tersentak dan termangu – red. bayangkan apabila seorang cewek di kasih jilbab berarti si cowok benar2 serius dgn perasaannya. banyak teman2 si C ingin tau siapa sih yg ngasih jilbab? kok berani bener?

cerita berlanjut….

sebagai cowo, pasti lah kami mencari tahu sesuatu ttg hal2 yg related dgn orang yg kita sukai. mis: hobbynya, sesuatu kesukaannya, kebiasaannya. usut punya usut karena jogja sempit, si C ternyata temannya si A yg jg mantan teman SMU si M. dengan mengetahui info tersebut M semakin mudah untuk mencari tau lebih banyak ttg si C. dengan tambah dekatnya mereka berdua, hub. mereka menjadi semakin serius. tp dalam tahap ini si M blm menyatakan rasa sukanya meskipun si C sudah tau dan merespon positif.

di bulan ini si C di wisuda (selamat y..) dan juga merayakan ultahnya yg ke-23. makanya si M mau memberikan sesuatu yg lain. saya usulin buat ngegambar si C tp si M blm bisa (malah nyuruh buat ngambarin…). dgn rencana yg matang dia pingin memberikan foto si C di waktu acara “sepeda santai” dengan di bingkai warna romantisme (hahaha). gak2, yg bener di bingkai dng pigura setelah di edit sana sini supaya lbh berkesan.

namun dalam obrolan, saya menangkap bahwa hub. mereka masih sangat rawan, beresiko dan banyak hal yg di pertaruhkan.

korek punya korek, ternyata hub. mereka ternyata sangat sulit.

  1. orangtua si C sangat Agamis dan punya prinsip gak ada yg namanya pacaran
  2. kedua orang tua mereka sudah saling kenal
  3. mereka sering terlibat dalam suatu acara bersama2 – gosip mulai tersebar luas
  4. keduanya masih blm siap ke jenjang yg lebih serius
  5. keduanya masih takut ttg. konsekuensi yg di terima jk hub. mereka berdua menjadi serius dan kemudian gagal di tangah jalan (konsekuensi sosial).

sampai saat ini keduannya masih malu2 kambing dalam menjalani kehidupan mereka. hanya dalam event2 tertentu mereka dapat bertemu. seperti dalam acara kepemudaan, rapat pemuda, arisan pemuda dll. si M masih ragu apabila harus datang kerumah maupun ke kampus si C dgn mksud pribadi atau personal.

jika saya melihat foto mereka berdua, kelihatan bahwa si C orangnya kalem dan agamis dan juga tipe kesukaan si M (si M sukanya ama yg nyempluk, agak berisi, terus putih)… peace bro!!! dalam foto mereka berdua tampak masih malu2 dgn hub mereka. smoga dalam bulan ini hub mereka akan baik dan slalu dalam rahmad ALLAH SWT.

end of the story….

dalam lingkungan kami (di jogja) banyak hal yg perlu dipikirkan sebelum kita melakukan sesuatu. untung – rugi buat diri sendiri, tanggung jwb kepada keluarga dan lingkungan jg diperhatikan. dalam hal “peknggo”, cerita cinta terjalin di dalam ruan lingkup yg sangat sempit yaitu di ruang lingkup bertetangga. saya menilai hub dalam ruang lingkup seperti ini sering menjadi impian banyak orang. banyak hal2 yg bisa menunjang hub yg lebih serius (jika sukses dan berlanjut dlm status pernikahan). seperti:

  1. kedua orang tua sudah saling mengenal sehingga tdk sulit jk ingin berdialog dan sharing bersama.
  2. hub. kedua belah pihak akan semakin erat (dieratkan dgn hub. besan)
  3. mudik lebih mudah (lha cm 1 kampung)
  4. jika terjadi sesuatu terhadap salah satu keluarga, akan lebih mudah informasi yg akan di dapat. dan akan semakin mudah buat di atasi karena jarak yg dekat sehingga kemungkinan besar kedua keluarga akan saling tolong menolong.
  5. jk punya anak, gampang buat bagi giliran (bila kangen ama cucu)
  6. akan terjadi gosip (positif) ttg mereka berdua.

itu yg akan terjadi jika telah menjadi sepasang pengantin. namun jika sesuatu terjadi di tengah jalan dan hubungan tersebut gagal maka banyak konsekuensi yg akan di terima kedua belah pihak. seperti:

  1. hubungan mereka akan semakin renggang dan akan mempengaruhi kehidupan bertetangga.
  2. akan sulit jika mereka berdua terlibat dalam satu acara di mana mereka sebelumnya sudah di kenal sebagai sepasang kekasih. hal ini akan terjadi seumur hidup mereka.
  3. hubungan kedua belah pihak (keluarga) akan menjadi sedikit renggang
  4. timbul gosip (negatif yg menerpa kedua belah puhak, baik secara individual maupun keluarga masing2). konsekuensi sosial yg harus di terima jika hidup dalam lingkup bertetangga.
  5. parahnya lg jika salah satu akan menikah (dgn orang lain) maka akan timbul hal yg sedikit mengganjal karena otomats sebagai tetangga akan di undang dan harus menghadiri acara tsb. akan tetapi di masa lampau telah terjadi sesuatu di dalam hubungan keluarga tersebut.

nah dari pemikiran itulah kedua belah masih takut dan ragu untuk melanjutkan hubungan ke tahap selanjutnya yg lebih kita kenal sebagai “pacaran”. dalam budaya jawa, kita di didik supaya menghargai orang lain, hidup dalam lingkup sosial yg menurut saya pandangan sosial terhadap diri pribadi dan keluaraga sangat di utamakan.

screenshot26

dilemma yg terjadi di antara mereka menurut saya memang harus di hadapi. semakin besar resiko semakin besar pula yg akan kita dapatkan. saya menyarankan supaya lebih berhati-hati dalam melangkah dan mengambil keputusan. banyak hal di pertaruhkan dalam hubungan mereka berdua.

dilemma sosial sering dan pasti terjadi di dalam ruang lingkup kehidupan bertetangga. entah itu sengaja atau tidak. kadang konsekuensi yg kita terima sangat berat (dikucilkan, di gosipin di belakang layar dll). banyak orang yg sangat takut apabila itu terjadi pada mereka. nama baik keluarga yg tercoreng dan pandangan orang terhadap kita akan sedikit banyak berubah.

begitulah kira2 pemikiran saya terhadap kondisi romance nya sahabat saya….

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.